Diskon!

E-GOVERNMENT IN ACTION

Rp120,000.00 Rp0.00

Kategori: Tag: ,

Pertanyaan berbau filosofis ini sekilas terkesan basa basi, padahal kunci
keberhasilan penerapan e-government berasal dari sini. Tidak sedikit inisiatif egovernment
yang berakhir dengan kegagalan karena keputusan untuk
melaksanakan proyek tersebut didasarkan pada latah belaka (ikut-ikutan
dengan trend di masyarakat). Bahkan tidak jarang ditemui orang-orang yang
bersepakat untuk menerapkan konsep e-government tanpa mengetahui alasan
yang jelas mengapa hal tersebut harus dilakukan.
Konsep e-government bukanlah sebuah inisiatif yang mudah dan murah.
Sebelum memutuskan untuk mengalokasikan sejumlah sumber daya yang
sangat besar, harus dimengerti terlebih dahulu latar belakang apa yang
menyebabkan inisiatif e-government perlu (atau tidak) untuk diimplementasikan.
E-government bukanlah sebuah obat atau jalan pintas menuju pada perbaikan
atau pertumbuhan ekonomi yang signifikan secara cepat, atau pencapaian
efisiensi kinerja pemerintahan dalam waktu singkat, atau pembentukan
mekanisem pemerintahan yang bersih dan transparan; e-government adalah
sarana atau alat untuk menuju kepada obyektif-obyektif tersebut. E-government
tidaklah dapat dibangun dan diterapkan hanya dengan sekedar menyusun
peraturan atau kebijakan dari pemerintah atau pimpinan negara semata, namun
memerlukan proses kerja keras yang diawali dengan perubahan paradigma yang
bermuara pada perekayasaan ulang proses (business process) yang terjadi di
pemerintahan. Dari sudut ini terlihat bagaimana sulit dan kompleksnya harus
melakukan perancangan ulang sejumlah proses di dalam pemerintahan,
terutama yang bersifat lintas sektoral atau antar departemen.

Review

Belum ada ulasan.

Be the first to review “E-GOVERNMENT IN ACTION”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *